



Riot Games resmi mengumumkan kabar yang cukup mengejutkan untuk para pemain 2XKO. Game fighting yang mengambil karakter dari dunia League of Legends ini dipastikan bakal menghentikan pengembangan aktifnya pada Desember 2026. Pengumuman tersebut langsung membuat komunitas game fighting dan penggemar Riot ramai membicarakan masa depan 2XKO.
With a heavy heart, the @Play2XKO team shares an update about the future.
— Riot Games (@riotgames) August 20, 2026
- Active development will end in December.
- The final content patch goes live in October.
- Servers stay online.
- In-game purchases made before August 20 will be refunded.https://t.co/3UQF7kh5S4 pic.twitter.com/FKquzTd6xc
Sebelum pengembangan benar benar dihentikan, Riot masih menyiapkan satu pembaruan konten terakhir yang dijadwalkan meluncur pada Oktober 2026. Patch tersebut akan menjadi update besar terakhir yang diberikan kepada pemain sebelum tim pengembang berhenti mengerjakan konten baru secara rutin.
Meski begitu, 2XKO tidak akan langsung menghilang. Riot memastikan server game tetap online sehingga pemain masih bisa mengakses dan memainkan game tersebut setelah pengembangan aktif berakhir. Artinya, game ini masih bisa dinikmati untuk pertandingan kasual maupun kompetitif, tetapi kemungkinan besar tidak akan mendapatkan karakter baru, fitur tambahan, atau pembaruan besar seperti sebelumnya.
Riot juga mengumumkan kebijakan pengembalian dana untuk pembelian dalam game. Pemain yang melakukan pembelian sebelum 20 Agustus 2026 akan mendapatkan refund sesuai ketentuan yang berlaku. Kebijakan ini menjadi salah satu langkah penting karena para pemain tentu ingin mendapatkan kejelasan mengenai uang yang sudah mereka keluarkan untuk game tersebut.
Baca ini juga :
» Manager Age Rating Riot Games Kritik Komdigi Terkait IGRS
» Belum Lama Rilis Resmi, 2XKO Layoff Banyak Developers Inti
» Riot Games Umumkan Blitzcrank Sebagai Karakter Terbaru 2XKO
» Riot Games Umumkan Projekt K Sebagai Game TCG Baru Dari League of Legend
» Valorant Pindah Engine, Siap-Siap Untuk ke Unreal Engine 5
» 2XKO Akan Buka Playtest Pertama Mereka, FGC Gembira!
» MOONTON Games dan Riot Games Capai Penyelesaian atas Sengketa Kekayaan Intelektual!
» Demo Project L akan hadir di EVO Japan 2024!
Kabar ini terasa cukup pahit karena 2XKO sebelumnya dianggap punya potensi besar. Game tersebut membawa konsep tag team fighting yang memungkinkan pemain mengendalikan dua karakter dalam satu tim. Ditambah lagi, game ini menggunakan karakter populer seperti para champion League of Legends yang sudah memiliki basis penggemar sangat besar di seluruh dunia.
Namun, popularitas sebuah karakter tidak selalu menjamin sebuah game bisa bertahan lama. Game fighting membutuhkan komunitas aktif, jumlah pemain yang stabil, dukungan turnamen, serta konten baru yang konsisten. Kalau jumlah pemain terus menurun atau pemasukan tidak sesuai harapan, pengembang tentu harus mempertimbangkan kembali biaya dan sumber daya yang dikeluarkan.
Respons komunitas terhadap kabar ini juga cukup beragam. Sebagian pemain merasa kecewa karena 2XKO dinilai masih punya peluang untuk berkembang. Ada juga yang menilai Riot terlalu cepat mengambil keputusan, terutama karena game tersebut dianggap masih bisa bersaing dengan judul fighting lain jika mendapatkan promosi dan dukungan yang lebih kuat.
Gimana? menarik banget, kan? selain artikel ini, KotakGame juga ada video seru loh, yuk lah tonton!