space
JUAL CASING HAPE KIMETSU NO YAIBA PALSU, SEORANG WANITA DICIDUK KEPOLISIAN JEPANG
Pop
Sabtu, 21 May 2022

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!
Seorang wanita yang berusia 39 tahun ditangkap Kepolisian Jepang Prefektur Chiba karena menjual merchandise tidak resmi dari anime Kimetsu no Yaiba. Diduga dia menjual kasing smartphone dengan karakter anime populer yang tercetak di atasnya seharga 1.430 yen (sekitar 11 dolar AS) sekitar 21 Maret 2021.

Casing-casing tersebut merupakan copian tanpa izin dari pemilik lisensi. Dia juga diduga memiliki 64 barang palsu serupa yang dimilikinya pada 22 Desember tahun yang sama dengan tujuan untuk menjualnya.

Baca ini juga :
» Persaingan Game Anime Makin Ketat, PlayPark Mulai Bidik Talenta di Indonesia
» Yu Yu Hakusho Live Action Resmi DIbuat, Setting di Arc 'Demon Plane Unification Tournament
» Satu Dekade AFAID 2026: Intip Line-up Pengisi Acara, Bintang Tamu, dan Harga Tiketnya!
» Dari Naruto Hingga Nobita: Fenomena Penggunaan Nama Anime Warga Indonesia
» Pakai IP Anime dan Game Jepang Untuk Meme dan Politik, Amerika Ditegur Pemerintah Jepang
» Call of Duty: Mobile Siapkan Kolaborasi Tak Terduga dengan Honkai Impact 3rd
» Event Kolaborasi Summoners War x Frieren: Klaim Transmog Fern Gratis dan Hadiah Spesial!
» Anime WuWa is Real? Kuro Games Pamerin Adaptasi Serial Animasi Wuthering Waves: Elysium

Sumber: Somoskudasai

Menurut Kantor Polisi Zushi Prefektur Kanagawa, wanita itu telah mengakui tuduhan terhadapnya, dan telah dikutip mengatakan, "Pekerjaanku telah dikurangi menjadi sekali atau dua kali sebulan karena COVID-19. Aku bermaksud menggunakan uang itu untuk menutupi biaya hidupku."

Dia dilaporkan membeli produk palsu di situs web China dan menjualnya di e-commerce, menghasilkan total 10 juta yen (sekitar 77.000 dolar AS) antara Januari 2020 dan Desember 2021.

Sumber: Somoskudasai

TAGS

BACA JUGA BERITA INI
close