



Ada kabar hangat buat para fans Resident Evil yang udah lama nunggu game franchise ini berlatar di Tanah Airnya Capcom sendiri ya, yaitu Jepang. Produser Resident Evil Requiem, Masato Kumazawa, baru saja buka suara bahwa tim developer sesungguhnya udah lama mempertimbangkan untuk menempatkan salah satu game Resident Evil di Jepang sebagai lokasi utama. Ini sih jadi salah satu wish list terbesar para fans Jepang yang selama ini cuma bisa mimpiin zombie berkeliaran di jalanan Tokyo atau gang-gang sempit di Kyoto.
'Resident Evil Requiem' producer says the dev team has considered setting a future game in Japan 🎮
— Culture Crave 🍿 (@CultureCrave) June 2, 2026
"While Japan hasn’t appeared as a game setting so far, it might make an appearance at some point in the future"
(via Futaman) pic.twitter.com/Ek5Ay6eL27
Padahal kalau dipikir-pikir, aneh juga sih Resident Evil yang diproduksi di Jepang tapi hampir semua game-nya selalu berlatar di negara Barat atau Eropa. Cuma ada sedikit pengecualian waktu Resident Evil 5 yang berlatar di Afrika dan Resident Evil 6 yang sebentar mampir ke Tiongkok Timur. Tapi Leon Kennedy dan teman-teman survivor pembunuh zombie-nya nggak pernah sekalipun menginjakkan kaki di Jepang sendiri. Fakta ini jelas nggak luput dari perhatian para developer yang juga tinggal dan bekerja di Jepang.
Dalam wawancara bersama Futaman, Kumazawa bilang bahwa Jepang pastinya jadi setting yang bayangan sama setiap fans Resident Evil Jepang di suatu waktu, dan dia sendiri juga udah pernah mikirin hal yang sama. Dia juga menambahkan karena serial ini terutama dikembangkan oleh staff yang berbasis di Jepang, dia menduga setiap anggota tim developer pasti pernah mempertimbangkan ide ini di suatu titik. Yang lebih seru lagi, dia bilang kemungkinan besar ini ada dalam rencana untuk game di masa depan.
Menurut Kumazawa, selama ini Jepang belum pernah dipakai sebagai setting utama di serial Resident Evil, tapi mungkin saja bisa muncul di masa depan. Meskipun pernyataan ini belum konfirmasi bahwa game Resident Evil selanjutnya bakal berlatar di Jepang, tapi bikin excited banget dengar hal ini dari produser gamenya sendiri. Hal ini mungkin bakal ambil inspirasi dari Silent Hill yang terkenal banget sama horor ala Jepang dan bawa wabah zombie ke jalanan Tokyo. Siapa yang tahu?
Karakteristik horor Jepang yang unik dengan atmosfer yang mencekam dan suasana yang lebih psikologis bisa banget bikin Resident Evil jadi lebih menyeramkan lagi. Bayangin aja zombie yang berkeliaran di ramen shop, gang sempit di Shibuya yang penuh kabut, atau kuil tua di pedesaan Jepang yang penuh misterius. Potensinya gede banget sih buat bikin pengalaman horror yang beda dan lebih personal buat fans Asia.
Baca ini juga :
» [VIDEO] Healing ke Jepang Sambil Drifting dan Balapan Lawan Gundam? | Review Forza Horizon 6
» Taktik The Pokemon Company Lawan Scalper, Wajib Bawa Kartu Identitas!
» TOKYO GAME SHOW 2026: Perayaan Anniversary ke-30 dengan Durasi Terpanjang dalam Sejarah!
» Rumor Devil May Cry 1 Dirumorkan Mendapat Project Remake
» Hideki Kamiya Block Orang Indonesia Karena Bertanya Tentang Game Bayonetta
» Director Resident Evil Requiem Sebut Leon Masih Bisa Beraksi Di Usia 70 Tahun
» Kisah Mengharukan Gamer Berusia 55 Tahun Bermain Pragmata
» Aktor Ben Star: Game Tidak Butuh Adaptasi Live Action
Ini juga selaras sama tren gaming yang lagi ada renaissance Jepang di beberapa tahun terakhir. dari Silent Hill f yang berlatar di Jepang tahun 60-an, Ghost of Yotei yang action pedangnya, sampai Forza Horizon 6 yang balapannya, Jepang terbukti jadi setting yang sangat populer. Bahkan ada epic samurai baru Onimusha Way of the Sword yang rumor bakal ditampilkan di State of Play minggu ini. Jadi wajar aja kalau Resident Evil juga pengen ikut ambil bagian dalam kebangkitan setting Jepang ini.
Hal yang jelas, pengumuman dari Kumazawa ini udah cukup bikin fans gasper dan start imagining gimana sih Resident Evil di Jepang. Tinggal nunggu aja konfirmasi resmi dari Capcom kapan game selanjutnya bakal resmi announced dan apakah benar bakal berlatar di Jepang. Kalau benar, ini bakal jadi momen sejarah buat franchise Resident Evil yang sudah berusia lebih dari 25 tahun dan selamanya associated sama horror zombie tapi selalu berlatar di Barat.