Pengungkapan bahwa mantan perdana menteri Jepang Shinzo Abe diserang dengan cepat menyebar secara online, begitu juga penangkapan dan nama pembunuhnya. Kabarnya, Tetsuya Yamagami, 41 tahun yang menganggur, mengaku dan mengklaim hal itu karena kecewa dan kesal dengan Abe.
Rincian lain tentang Yamagami telah menyebar secara online, termasuk pengangguran, waktunya di Pasukan Khusus Angkatan Laut, pekerjaannya di Sekolah Kedokteran Fisioterapi, dan hasratnya untuk revolusioner Che Guevara.
Baca ini juga :
» 20 Tahun Inovasi: ASUS ROG Gebrak CES 2026 dengan Laptop Gaming AI dan Kolaborasi Kojima Productions
» Kojima Mengenai OD: Game Ini Berbeda, Kami Tidak Tahu Jika Akan Sukses Atau Tidak
» Sistem Cross-buy Akan Hadir di PlayStation 5? Fitur Idaman Gamers era PS Vita!
» ekuel Samurai yang Indah, Brutal, dan Penuh Balas Dendam! - Review Ghost of Yōtei
» Exclusive Hands-on & Interview Bersama Producer Dragon Quest 1 & 2 HD-2D Remake di Pra-TGS 2025 Square Enix!
» METAL GEAR SOLID Δ: SNAKE EATER Resmi Rilis untuk PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan Steam
» "Mafia: The Old Country" Dirilis, Ajak Pemain Jelajahi Akarnya Kejahatan Terorganisir di Sisilia
» SEGA Holiday Sale di PlayStation Store! Diskon Hingga 80%, Termasuk Like a Dragon: Pirate Yakuza dan Metaphor:

Sumber: Kojima Productions Namun sebuah stasiun berita Yunani membagikan gambar yang bukan Tetsuya Yamagami, melainkan Hideo Kojima yang memang memakai atritubt dari Che Guevara. Mereka membagikan gambar dari Hideo Kojima selama siaran berita tentang Shinzo Abe disiarkan.
Padahal sejatinya Kojima sama sekali tidak terkait dengan situasi ini dan banyak orang cukup kecewa atas hal tersebut. Pertama kali hal ini terbit karena hadirnya fake profil yang membagikan bahwa pelaku penyerangan mirip dengan Hideo Kojima.
Sumber: Gamerant