space
LANGSUNG JUARA SETELAH DIBENTUK! 7 FAKTA SPCE, TIM ESPORTS EDHO ZELL SI CEO WARTEG GRATIS
-
Rabu, 19 Feb 2020
Semakin meriahnya gelaran esports membuat orang-orang tertarik dengan hal ini. Contohnya adalah Ariel Noah. Berawal dari komunitas Ragnarok, Ariel membuat tim The Pillars. Tim ini berisikan divisi-divisi game populer seperti PUBG Mobile dan Free Fire. Kali ini Kru KotGa mencoba membahas tentang publik figur lain, yaitu Edho Zell.

Baca ini juga :
» Valorant
» Tutorial Mobile Legends Jago Pakai Luo Yi Ala RRQ Lemon
» Meski Fisik Tidak Sempurna, 7 Gamer Ini Terus Berkarya Sekaligus Torehkan Prestasi
» Cocok Buat Para Wibu! 7 Game Mobile yang Diangkat dari Anime Populer
» Lebaran Makin Asik! Ini Dia Bundle dan Promo PlayStation 4 yang Wajib Kamu Beli Sekarang
» Nggak Cuma Pro Player, Ini Daftar Profesi Esports yang Bikin Kamu Auto Sultan!
» [Tips Dapat Uang Dari Game] 7 Cara Agar Jadi Sultan dari Hasil Main Game
» 8 Hero Mobile Legends Bang Bang yang Diadaptasi dari Tokoh Terkenal di Dunia Nyata
Edho Zell secara mengejutkan mengatakan membuat tim esports. Tim tersebut bernama SPCE atau dibaca SPACE. Tim ini kini berisikan pemain PUBG Mobile, PUBG PC, Chess Rush dan Overwatch. YouTuber yang kini dikenal dengan project Warteg Gratis ini ternyata memiliki konsep yang berbeda dalam membangun tim esports. Tak hanya itu, ada beberapa fakta unik soal tim dengan logo roket ini. Apa saja? Mari kita lihat:

1. Langsung Naik Podium Setelah Terbentuk


Sumber: Dok. KotakGame

Divisi PUBG PC dari SPCE cukup membuat kejutan di Acer Predator League. Dengan permainan yang cukup ciamik, SPCE berhasil naik ke peringkat 3. Padahal pertandingan tersebut berisi tim-tim kuat. Tak hanya itu, tim Victim Rise dan Victim Reality juga mendominasi. Namun, SPCE berhasil naik ke peringkat ketiga di akhir pertandingan.

2. Berisikan Anak Muda dengan Motivasi Tinggi


Sumber: Dok. KotakGame

Kru KotGa sempat berbincang dengan Alvin Reynaldo, kapten dari tim SPCE divisi PUBG PC. Secara mengejutkan Alvin mengatakan ini adalah kali pertama menjajal menjadi pro player di esports. Sebelumnya tak pernah terbesit pikiran untuk menjadi atlet esports. Namun akhirnya dirinya memutuskan untuk bergabung dengan SPCE karena merasa sudah didukung oleh tim ini untuk menyalurkan bakatnya.

3. Punya Metode Rekrutmen yang Unik

Jika tim lain membuka rekrutmen dengan syarat ini itu, Edho Zell mengatakan SPCE terbuka untuk siapapun. Dirinya akan menampung anak muda yang ingin berkembang bersama dengan timnya ini. Bahkan ada divisi Game Indie, divisi yang tidak dipunyai oleh tim esports lainnya. SPCE pun sering mengadakan turnamen kecil untuk menentukan siapa pemain utama dari divisi tersebut.

BACA JUGA BERITA INI
close