Mendekati tenggat 5 April 2025, mantan Presiden AS Donald Trump menyatakan siap mempertimbangkan proposal akhir penjualan operasional TikTok di Amerika Serikat. Aplikasi video asal China itu terancam dilarang beroperasi di AS jika induknya, ByteDance, tidak segera menjual unit operasional lokalnya.
Menurut laporan, investor asal AS seperti Oracle, Blackstone, hingga Amazon disebut ikut berlomba menjadi pembeli. Amazon bahkan dikabarkan mengajukan penawaran menit terakhir, meski tawaran tersebut belum dianggap serius oleh sejumlah pihak dalam proses negosiasi.
Gedung Putih Turun Tangan, TikTok Diambang Penjualan
Gedung Putih kini berperan aktif dalam proses akuisisi ini. Sejumlah pejabat tinggi, termasuk Wakil Presiden JD Vance, Menteri Perdagangan Howard Lutnick, serta Direktur Intelijen Nasional Tulsi Gabbard, telah bertemu untuk membahas masa depan TikTok di Oval Office.
Rencana saat ini melibatkan kombinasi investor baru seperti Blackstone, serta pemegang saham ByteDance non-China yang sudah ada, seperti Susquehanna International Group dan General Atlantic. Mereka diperkirakan akan menyediakan dana segar untuk mengakuisisi operasi TikTok di AS.
Baca ini juga :
» Kebijakan Tarif Trump Guncang Pasar Saham: Apple & Nvidia Paling Terpukul
» Instagram Tambahkan Fitur Fast Forward di Reels, Meniru TikTok
» TikTok Kembali ke App Store dan Google Play Setelah Hampir Sebulan Dilarang di AS
» Menggunakan AI DeepSeek di Amerika Bisa Kena Denda Rp 16 Miliar!
» Australia Terapkan Larangan Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun
» Pertemanan 26 Tahun Kandas, Seorang Pria Bunuh Temannya Karena Loot Game!
» Push Rank Bisa TikTok-an? 7 Alasan Bytedance Beli Mobile Legends versi Kru KotakGame!
» Resmi Sudah! Pengembang TikTok, ByteDance Secara Resmi Akuisisi Moonton Senilai IDR70 Triliun!
Trump Dukung TikTok Tetap Ada di AS
Trump menyatakan tidak ingin TikTok hilang dari pasar Amerika. “Ada banyak minat. Saya ingin TikTok tetap eksis,” ujarnya kepada wartawan di atas Air Force One.
Sebelumnya, Trump telah menetapkan batas waktu penjualan TikTok sejak Januari 2025, sebagai bagian dari upaya melindungi keamanan nasional. Pemerintah AS juga dikabarkan sedang menjajaki opsi pengurangan tarif terhadap China demi mendukung tercapainya kesepakatan.
Empat Grup dalam Negosiasi, Amazon Masuk Daftar
Trump menyebutkan ada empat kelompok berbeda yang sedang berdiskusi terkait akuisisi TikTok, meski belum menyebutkan secara spesifik siapa saja. Salah satu nama baru yang muncul adalah Andreessen Horowitz, perusahaan modal ventura yang tengah menjajaki investasi dalam kesepakatan ini.
Sementara itu, Amazon, Oracle, TikTok, Blackstone, dan Andreessen Horowitz belum memberikan komentar resmi mengenai keterlibatan mereka.
Selain berita utama di atas, KotakGame juga punya video menarik yang bisa kamu tonton di bawah ini.