space
TAK HENTI-HENTINYA MEMBUAT DRAMA, KALI INI ELON MUSK BAWA APPLE DAN OPENAI KE MEJA HIJAU BERSAMAAN!
4 Hari yang lalu

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Elon Musk kembali membawa persaingannya dengan Apple dan OpenAI ke ranah hukum. Melalui perusahaannya, xAI, serta platform media sosial X, Musk resmi menggugat Apple dan OpenAI di pengadilan federal Texas. Gugatan ini menuduh kedua perusahaan berkonspirasi untuk memonopoli pasar kecerdasan buatan dengan menghambat akses kompetitor seperti xAI ke jajaran teratas di App Store iPhone. Sistem backend yang menurut Musk telah “dikunci” demi kepentingan ChatGPT dituding mencegah pertumbuhan dan eksposur chatbot saingannya, Grok.

Apple mulai menanamkan ChatGPT secara eksklusif ke dalam sistem iOS pada Juni 2024, menawarkan fitur AI yang terintegrasi langsung di iPhone, iPad, dan Mac. Musk mengklaim bahwa perjanjian ini menyuguhkan keunggulan tak adil, membuat ChatGPT menang di App Store sedangkan aplikasi seperti Grok tidak mendapat posisi yang layak meskipun performa dan ulasannya setara. Apple dituduh menyederhanakan persaingan dan menciptakan hambatan akses.

Sementara itu, OpenAI membalas tudingan tersebut sebagai bagian dari “pola pelecehan berkelanjutan” Joe kala itu dari Musk. Kecaman ini makin memanas mengingat Musk adalah salah satu pendiri OpenAI pada 2015 sebelum berpisah tiga tahun kemudian karena konflik visi dan misi.

Secara finansial, jumlah yang diklaim dalam gugatan ini mencapai miliaran dolar. Selain menuntut ganti rugi, xAI juga meminta perintah pengadilan untuk menghentikan praktik antikompetitif tersebut. Gugatan ini menjadi salah satu bab penting dalam eskalasi ketegangan antara tokoh industri teknologi besar dengan Elon Musk.

Untuk Apple, kasus ini memperpanjang sejarah pengawasan regulasi atas kebijakan App Store mereka, yang sebelumnya menghadapi sorotan dan penalti di Eropa serta tekanan dari pengembang seperti Epic Games dalam kasus serupa tentang dominasi platform dan komisi.

Baca ini juga :

» Bak Drama Sosmed Di Indonesia, Elon Musk dan Sam Altman RIbut di Twitter Cuman Karena Peringkat App
» AI Juga Butuh Kepribadian, Bukan Cuma Otak! Itulah Alasan Sam Altman Kembalikan ChatGPT 4
» Selain Grok, Elon Musk Juga Akan Membuat ‘Baby Grok’ Yang Akan Menjadi Aplikasi AI Ramah Anak
» Donald Trump Mempertimbangkan Untuk Deportasi Elon Musk. Dampaknya ke Dunia Teknologi?
» Tesla Telah Melakukan Uji Coba Terhadap Robotaxinya Meskipun yang Lain Telah Merilis, Siap Bersaing?
» Mark Zuckerberg Menawarkan 100 Juta Dolar Amerika Untuk Merekrut Peneliti di OpenAI
» Elon Musk Minggat Dari Kabinet Trump. Karir Elon Di ‘DOGE’ Telah Berakhir
» Tencent Luncurkan AI Hunyuan T1, Lebih Cepat dan Akurat dari DeepSeek

Bursa pun masih menunjukkan tanda stabilitas. Saham Apple turun tipis sekitar 0,2%, sementara Tesla yang membuka peluang sinergi dengan xAI justru meningkat 1,9% pada hari berita ini diumumkan. Hal ini menjadi indikator kepercayaan pasar terhadap potensi pertumbuhan xAI di bawah payung Musk.

Secara strategis, gugatan ini menyoroti tantangan utama di industri AI, yaitu kontrol atas distribusi teknologi. Jika benar praktik antikompetitif terbukti, dampaknya bisa membuka celah bagi lebih banyak inovasi, terutama dari perusahaan yang selama ini berada di posisi “second-tier” namun berpotensi besar, seperti xAI dengan chatbot Grok yang kini sudah terintegrasi ke sistem Tesla.

Selain berita utama di atas, KotakGame juga punya video menarik yang bisa kamu tonton di bawah ini.

TAGS

BACA JUGA BERITA INI
close