space
VALVE LUNCURKAN STEAM DECK, SEBUAH PC GAMING GENGGAM PESAING NINTENDO SWITCH!
Switch
Jumat, 16 Jul 2021

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Valve telah mengumumkan produk konsol game genggamnya sendiri. Steam Deck adalah PC gaming ringkas yang menjalankan SteamOS versi kustom dan dapat memainkan semua game Steam sambil juga berfungsi sebagai komputer. Steam Deck memiliki formfactor yang mirip dengan konsol game portabel lainnya seperti Nintendo Switch atau PlayStation Vita. Di kedua sisi layar terdapat stik analog dengan d-pad di sebelah kiri dan tombol ABXY di sebelah kanan dan lengkap dengan dua trackpad kapasitif.

Baca ini juga :

» Game Gratis di Epic Games Malah Bikin Penjualan di Steam Melonjak? Ini Alasannya!
» Jadwal Lengkap Steam Sale 2026: Catat Tanggalnya!
» Game Dev Ini Hapus AI Slop Game Karena Sang Pacar Tidak Suka AI Gen
» Dev Peak Gembira Akhirnya Kantor Mereka Dikirimi Coklat Oleh Valve Setelah Sukses di Steam
» Harga Game Asal Indonesia Ini Rp10 juta di Steam? Kok Bisa Harga Setinggi Itu?
» Promo Winter Sale: Fatal Fury: City of the Wolves Diskon 67% di Steam, PlayStation, dan Xbox!
» Setelah Perkenalkan Steam Machine, Gabe Newell Pamerkan Superyacht $500 juta USD Miliknya Untuk Riset
» Gebrakan Awal Tahun: Valve Resmi Umumkan Steam Frame VR, Steam Machine dan Steam Controller



Sumber: Valve


Layar di bagian depan adalah 7-inci, resolusi 1280x800 IPS LCD dengan rasio aspek 16:10, kecerahan maksimum 400 nits, dan mendukung layar sentuh. Layar sentuh dapat digunakan untuk berinteraksi dengan UI dan juga menggunakan keyboard di layar. Di sisi perangkat keras, Steam Deck berjalan pada AMD APU kustom. CPU didasarkan pada arsitektur Zen 2 dan memiliki fitur 4-core dan 8-threads dengan kecepatan clock variabel 2.4-3.5GHz. GPU menggunakan arsitektur RDNA2 terbaru dengan 8 unit komputasi. APU memiliki amplop daya 4-15W.

Untuk penyimpanan, Valve menyediakan tiga tingkatan berbeda. Model dasarnya memiliki eMMC 64GB, yang juga merupakan penyimpanan paling lambat yang bisa didapatkan di Steam Deck. Varian menengah mendapatkan 256GB penyimpanan NVMe SSD yang lebih cepat sementara varian teratas mendapatkan NVMe SSD 512GB yang lebih cepat lagi. Selain penyimpanan internal, pengguna juga dapat menggunakan kartu microSD untuk meningkatkan penyimpanan mereka. Semua model akan mendapatkan 16GB RAM LPDDR5.

Steam Deck sebenarnya adalah PC Linux standar, tetapi bagaimana jika kamu tidak ingin menggunakan Linux? Nah, ternyata kamu bisa langsung menghapusnya dan menginstal Windows. Steam Deck pada dasarnya adalah PC kompak dan dapat digunakan sebagai satu jika diperlukan.



Di bagian depan konektivitas, Steam Deck mendukung Wi-Fi 802.11ac dual-band dan Bluetooth 5.0. Ini juga memiliki port USB-C 3.2 Gen 2, yang dapat digunakan untuk daya, data, tampilan, dan audio. Port ini dapat diperlakukan seperti port USB-C pada PC dan pengguna dapat menghubungkan semua aksesori serta monitor desktop melalui port ini. Terakhir, Steam Deck memiliki baterai 40Wh. Valve mengklaim bisa berjalan selama 8 jam saat digunakan ringan atau untuk game 2D basic. Pengisi daya PD USB-C 45W juga disertakan di dalam kotak.

Steam Deck hadir dalam tiga varian. Model 64GB dihargai $399 atau sekitar 6 jutaan rupiah, model 256GB dihargai $529 atau sekitar 7,8 jutaan rupiah dan terakhir, model 512GB berharga sebesar $649 atau sekitar 9,5 jutaan rupiah. Steam Deck akan tersedia untuk pembelian pada Desember 2021 yang dimulai di Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, dan Inggris.

Selain berita utama pada artikel ini, Kru KotGa juga punya pembahasan menarik yang bisa kamu tonton pada video di bawah ini.

TAGS

BACA JUGA BERITA INI
close