Leon si Anak Emas Benar-Benar Dimanjakan

Leon sudah bukan Rookie Cop lagi disini dan bahkan sudah bukan polisi lagi karena di Resident Evil Requiem, dirinya sudah menjadi anggota DSO (oke ini bukan spoiler ya karena sudah ada di trailer.) DSO sendiri mungkin bisa dikatakan sebagai paralel dari BSAA tapi berbeda tempat otoritas mereka.
Leon saya pikir benar-benar dimanjakan di Resident Evil Requiem karena setelah memainkan Grace dan mengganti ke Leon (yang mana akan kalian rasakan terus disana karena Capcom membuat gameplay selalu ganti-ganti karakter), Leon terasa lebih polished.
Kenapa saya katakan Leon terasa lebih polished karena terasa memang pengalaman Capcom ketika membuat Resident Evil 4 Remake dan Resident Evil 8 lalu masih terbawa sampai sekarang. Bagaimana movement Leon, pacing cerita, layout map, level design, dan lainnya terasa lebih oke. Dalam level design dan layout map bukan di tempat yang sama ya, tapi setelah kita masuk ke fase selanjutnya.

Leon juga entah kenapa diberikan 12+ senjata lebih untuk kalian gunakan dan saya tidak mengerti hal ini karena Grace hanya diberikan 2 jenis senjata saja yang mana tidak masuk akal. Oke saya mengerti jika Grace seharusnya menjadi pengalaman horror dan Leon lebih action, tapi setidaknya Ethan saja di RE7 punya koleksi senjata yang lebih beragam dan dirinya hanya warga sipil sedangkan Grace seharusnya punya pengalaman lebih luas dan bisa diberikan senjata yang lebih beragam juga.
Baca ini juga :» Review Kunitsu-Gami: Path of the Goddess
» ACTION RPG Open World Terbaru Capcom, Bisa Panjat Monster, AI Canggih, dan Dunianya Luas!
» Apollo Justice: Ace Attorney Trilogy Review
» Street Fighter 6
» Resident Evil 4 Remake
» Ini Dia Ciri Khas yang Wajib Ada di Game Resident Evil Berikutnya!
» Hadoken!!! Inilah 7 Jurus Paling Legendaris di Game Street Fighter!
» Gak Cuma Keren, Ini Berbagai Keuntungan Ketika Mendapatkan Karakter Street Fighter
Lebih parahnya, Leon yang punya banyak jenis senjata saya rasa seperti tidak diperlukan dan berlebihan. Hal ini karena dirinya punya 3 jenis pistol, 3 shotgun, 2 SR, dll. Kalian bisa bayangkan bagaimana jenis-jenis senjata ini kurang penting mengingat ini bukan RE4 dimana kita hanya memainkan Leon saja. Sementara itu Grace hanya diberikan 2 jenis senjata saja DAN SEMUANYA HANYA HANDGUN? Di titik ini saya hanya lebih bingung dan kecewa saja karena hal ini hanya membuat pengalaman bermain kedua karakter jadi berbanding terbalik.
Coba Campur Action dan Horror, Tapi Gagal Keduanya

Dengan membagi sisi horror ke Grace dan sisi action ke Leon terasa malah game ini jadi hilang identitas. Di sisi Grace, ada beberapa bagian yang menyeramkan memang, tapi kebanyakan hanya jumpscare saja — dan bagaimana membuat pengalaman Grace jadi seram hadir di resources yang terbatas.
Sebaliknya, di Leon dari sisi actionnya sebenarnya cukup baik, tapi kontennya tidak cukup panjang dan alhasil malah membuat gameplay jadi kurang berkembang. Malah, konten Leon sendiri malah terasa bloat dimana ada banyak hal yang bisa dilakukan tapi tidak punya impact besar yang membuat saya berpikir jadi sia-sia dan percuma. Jika saja beberapa persen konten yang ada di Leon dimodifikasi dan diberikan ke Grace mungkin bisa lebih baik lagi.
Capcom juga membuat Resident Evil Requiem seperti membangun rumah dengan menggabungkan blueprint dari game-game sebelumnya, tidak sadar jika blueprint yang hadir kurang cocok satu sama lain. Contoh besarnya adalah antagonis yang hadir di Resident Evil Requiem. Mereka saya akui cukup seram dan karismatik, tapi ada satu hal yang membuat saya sering berpikir yakni bagaimana para villain yang ada tidak membuat saya clicked.
Para villain yang hadir benar-benar bisa diganti dan bahkan jika tidak ada mereka pun rasanya game ini tidak berbeda sangat jauh. Tentunya saya tidak bisa memberikan spoiler, tapi bisa saya yakinkan bahwa mereka adalah villain yang paling “lemah” dari sisi penyajian dibandingkan game-game sebelumnya dan sangat mengecewakan.



