space
UBISOFT KIRIM PESAN PERMINTAAN MAAF KE KOMUNITAS JEPANG ATAS ISU ASSASSIN'S CREED SHADOWS!
xboxone
Rabu, 24 Jul 2024

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Ubisoft terus menunjukkan dedikasi mereka dalam menciptakan pengalaman yang mendalam dan penuh penghormatan terhadap budaya Jepang Feodal melalui game terbaru mereka, Assassin's Creed Shadows. Meskipun begitu, Ubisoft menekankan bahwa game ini tidak pernah dimaksudkan sebagai representasi faktual dari sejarah atau tokoh-tokoh sejarah.

Ubisoft telah menyampaikan pesan penting kepada komunitas Jepang melalui platform media sosial X (sebelumnya Twitter). Pesan ini berisi penjelasan terkait beberapa kontroversi yang muncul seputar Assassin's Creed Shadows, yang berlatar belakang Jepang Feodal.

Mereka menekankan bahwa meskipun seluruh seri Assassin's Creed mengambil inspirasi dari sejarah, game ini dirancang untuk memicu rasa ingin tahu dan mendorong pemain untuk belajar lebih banyak tentang latar belakang sejarah tersebut, bukan untuk memberikan representasi faktual.

Dalam pesan tersebut, Ubisoft menegaskan kembali bahwa tujuan utama Assassin's Creed Shadows adalah memberikan pengalaman bermain yang menghibur dengan narasi fiksi yang menarik. Setting Jepang Feodal digunakan sebagai latar belakang untuk menghidupkan cerita yang penuh dengan petualangan dan intrik. Dengan elemen-elemen fiksi yang kaya, Ubisoft berharap para pemain akan terpesona dengan dunia yang mereka ciptakan.

Baca ini juga :
» Harga DLC AC Black Flag Resynced Kena Hujat Gamer Karena Lebih Mahal Daripada Base Gamenya
» Pasca Rilis AC Black Flag Resynced, Ubisoft Malah Layoff 51 Karyawannya. Kenapa, Ya?
» Jepang Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Langsung Lawan Brazil Kayak Tsubasa?
» Resident Evil Disebut Mungkin Akan Berlatar Di Jepang
» [VIDEO] Healing ke Jepang Sambil Drifting dan Balapan Lawan Gundam? | Review Forza Horizon 6
» Taktik The Pokemon Company Lawan Scalper, Wajib Bawa Kartu Identitas!
» Ubisoft Dirumorkan Menyiapkan Far Cry 7 Untuk Tahun 2027
» Berburu Harta Karun ala Edward Kenway, Ubisoft Siapkan Hadiah 500.000 Dolar?!

Ubisoft menyadari bahwa beberapa elemen pemasaran Assassin's Creed Shadows menimbulkan kekhawatiran di kalangan komunitas Jepang. Mereka menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul dan menegaskan kembali bahwa seri ini selalu menggabungkan lisensi kreatif dan elemen fantasi untuk menciptakan pengalaman bermain yang unik.

Salah satu contoh adalah karakter Yasuke, yang di dalam game digambarkan sebagai seorang samurai. Meskipun status Yasuke sebagai samurai masih menjadi bahan perdebatan sejarah, Ubisoft mengintegrasikan tokoh ini ke dalam narasi untuk menambah kedalaman cerita dan memberikan variasi dalam gaya permainan.

Assassin's Creed Shadows dijadwalkan akan diluncurkan pada tanggal 15 November untuk berbagai platform, termasuk PC, PlayStation 5, Xbox Series X, dan Xbox Series S.



Selain berita utama di atas, KotakGame juga punya video menarik yang bisa kamu tonton di bawah ini.

TAGS

BACA JUGA BERITA INI
close