



Suksesnya Assassin's Creed Shadows terlihat membawa Ubisoft bangkit dari keterpurukan. Sempat ada kesulitan dalam pendanaan karena beberapa game dan project mereka yang terbilang gagal. Tapi baru-baru ini mereka mendapatkan pendanaan besar dari Tencent sebesar 1.16 biliun Euro yang mana sangat besar.
Baca ini juga :
» Ubisoft Akhirnya Mengkonfirmasi Assassin's Creed Black Flag Remake
» Performa Highguard Mengecewakan Hingga Terncent Menarik Pendanaan
» Krisis Ubisoft 2026: Ribuan Karyawan Mogok Kerja Massal
» Ubisoft Batalkan Prince of Persia Remake Beserta 5 Project Lainnya
» Ubisoft Layoff 71 Karyawan Ubisoft Halifax Seminggu Setelah Berserikat
» Ubisoft Kena Hacked, Rainbow Six Siege Kena Dampak Paling Besar!
» FX Resmi Angkat Serial “Far Cry”, Adaptasi Yang Ambisius?
» Assassin's Creed Shadows Overperforming Menurut Ubisoft, Untung Besar!
Angka besar ini juga terbilang menguntungkan Ubisoft karena Tencent tidak meraup bagian besar dari Ubisoft, melainkan mereka bekerja sama untuk membangun subsidiary baru dimana Tencent akan mendapatkan saham minoritas disana.
Subsidiary baru ini akan fokus membangun ekosistem game yang nantinya akan didesain ke multi-platform. Subsidiary ini juga akan menampung beberapa IP dari Ubisoft, jadi Tencent dan Ubisoft bisa membuat game baru dari IP-IP flagship mereka.
Kerja sama ini akan sangat menarik melihat bagaimana nantinya project akan berjalan. Terlebih bagaimana IP flagship Ubisoft seperti Assassin's Creed, Tom Clancy's: Rainbow Six, Far Cry, dan lain-lainnya.
Ubisoft announces the creation of a new subsidiary. Tencent will invest €1.16bn for a minority stake in the new subsidiary.
— Wario64 (@Wario64) March 27, 2025
"This new subsidiary will focus on building game ecosystems designed to become truly evergreen and multi-platform."
More info: https://t.co/6PgUooBtw0 pic.twitter.com/k29vrpVtbl
Selain itu akan ada merger untuk subsidiary baru ini dimana beberapa studio Ubisoft seperti:
Tapi kesepakatan ini akan mulai berjalan relatif lama karena diekspektasi akan terbentuk di akhir tahun 2025. Jadi setidaknya untuk tahun ini, Ubisoft akan berjalan sendiri terlebih dahulu sebelum adanya kesepakatan berjalan di akhir tahun nanti.