space
DIANGGAP MENGANDUNG UNSUR SEKSUAL BERLEBIHAN, CHINA BLOKIR PENAYANGAN DARLING IN THE FRANXX
Rabu, 07 Feb 2018

Sejak memulai debutnya pada pertengahan Januari lalu, Darling in the FranXX yang merupakan anime pendatang baru besutan studio A-1 dan Trigger ini berhasil mendapatkan banyak perhatian dari banyak fans. Dibalik pendekatan genre Mecha yang dipadu dengan unsur fan-service unik, Darling in the FranXX juga tidak lepas dari respon negatif sebagian pihak lainnya.

Berdasarkan laporan dari salah satu pengguna media sosial Weibo, diketahui jika ternyata Darling in the FranXX telah diblokir penayangannya di China. Singkatnya, orang China sudah tidak bisa lagi menonton anime ini melalui situs streaming legal manapun. Tidak hanya itu, tapi China dikabarkan juga memblokir anime pendatang baru lainnya yang berjudul Slow Start. Alasan utama dari pemblokiran ini sendiri tidak lain karena unsur fan-service yang dinilai terlalu berlebihan.

Baca ini juga :
» MaximilianMus, Youtuber Troll Fortnite yang Berhasil Pecahkan Rekor Dunia
» Player Jepang Lakukan Aksi Kreatif Dengan Fitur AR Idolmaster Cinderella Girls!
» Season Terakhir Fairy Tail Unjuk Visual Terbaru, Pastikan Tayang Bulan Oktober!
» Fortnite Jadi Penyebab Utama dari Lebih 200 Kasus Perceraian
» Cakep Parah! Ini Dia Cosplay 'Mashu' yang Menyegarkan
» One Piece Chapter 917 Memperlihatkan Kemarahan Luffy
» Steam Akhirnya Setujui Semua Game Dewasa Tanpa Sensor
» EA Terjerat Investigasi Kriminal Karena Praktik Loot Box Berlebihan

Pihak China memang dikenal cukup tegas dalam memberi izin penayangan anime. Karena selain fan-service, mereka juga tidak akan segan untuk memblokir anime yang dinilai memiliki unsur negatif lainnya. Apakah menurut Kotakers pemblokiran ini terkesan wajar, atau malah terlalu berlebihan?

(KotakGame)


TAGS

BACA JUGA BERITA INI
close