space
DIANGGAP MENGANDUNG UNSUR SEKSUAL BERLEBIHAN, CHINA BLOKIR PENAYANGAN DARLING IN THE FRANXX
Rabu, 07 Feb 2018

Sejak memulai debutnya pada pertengahan Januari lalu, Darling in the FranXX yang merupakan anime pendatang baru besutan studio A-1 dan Trigger ini berhasil mendapatkan banyak perhatian dari banyak fans. Dibalik pendekatan genre Mecha yang dipadu dengan unsur fan-service unik, Darling in the FranXX juga tidak lepas dari respon negatif sebagian pihak lainnya.

Berdasarkan laporan dari salah satu pengguna media sosial Weibo, diketahui jika ternyata Darling in the FranXX telah diblokir penayangannya di China. Singkatnya, orang China sudah tidak bisa lagi menonton anime ini melalui situs streaming legal manapun. Tidak hanya itu, tapi China dikabarkan juga memblokir anime pendatang baru lainnya yang berjudul Slow Start. Alasan utama dari pemblokiran ini sendiri tidak lain karena unsur fan-service yang dinilai terlalu berlebihan.

Baca ini juga :
» Ikuti Tren, Militer Amerika Serikat Juga Mulai Membentuk Tim Esport!
» Kirito Main Game Battle-Royale, Sword Art Online Akan Masuki Arc Baru 'Unital Ring' Awal Desember
» Berlebihan? Nintendo Menangkan Uang Ganti Rugi IDR 177 Miliar dari Situs Penyedia ROM
» God of War dan Red Dead Redemption 2 Kuasai Nominasi The Game Awards 2018
» God Eater 3 Perlihatkan Opening Animasi yang Menakjubkan dari Ufotable
» Temukan Bug Game Gratis, Hacker Ini Dapatkan Upah 300 Juta Rupiah dari Valve!
» Rapper Legendaris Snoop Dogg Dapatkan Kiriman Game Spyro Lewat Drone Terbang
» Manga 'Attack on Titan' Akan Segera Memasuki Babak Akhir

Pihak China memang dikenal cukup tegas dalam memberi izin penayangan anime. Karena selain fan-service, mereka juga tidak akan segan untuk memblokir anime yang dinilai memiliki unsur negatif lainnya. Apakah menurut Kotakers pemblokiran ini terkesan wajar, atau malah terlalu berlebihan?

(KotakGame)


TAGS

BACA JUGA BERITA INI
close