space
DIANGGAP MENGANDUNG UNSUR SEKSUAL BERLEBIHAN, CHINA BLOKIR PENAYANGAN DARLING IN THE FRANXX
Rabu, 07 Feb 2018

Sejak memulai debutnya pada pertengahan Januari lalu, Darling in the FranXX yang merupakan anime pendatang baru besutan studio A-1 dan Trigger ini berhasil mendapatkan banyak perhatian dari banyak fans. Dibalik pendekatan genre Mecha yang dipadu dengan unsur fan-service unik, Darling in the FranXX juga tidak lepas dari respon negatif sebagian pihak lainnya.

Berdasarkan laporan dari salah satu pengguna media sosial Weibo, diketahui jika ternyata Darling in the FranXX telah diblokir penayangannya di China. Singkatnya, orang China sudah tidak bisa lagi menonton anime ini melalui situs streaming legal manapun. Tidak hanya itu, tapi China dikabarkan juga memblokir anime pendatang baru lainnya yang berjudul Slow Start. Alasan utama dari pemblokiran ini sendiri tidak lain karena unsur fan-service yang dinilai terlalu berlebihan.

Baca ini juga :
» Serial Animasi Hunter x Hunter Akan Muncul dalam Netflix
» Baru Usia 13 Tahun, Gadis Kecil Asal Jepang Ini Sudah Buat Seri Manganya Sendiri!
» Akhir Sebuah Generasi, Produksi PlayStation Vita di Jepang Akan Dihentikan
» Saking Populernya, Tencent Berencana Bawa 'Apex Legends' ke China
» Reuben Langdon, Pemeran Dante di Devil May Cry Ditembak 6 Kali Saat Proses Syuting
» Sebuah Artifical Intelligence Memamerkan 100 Contoh Gadis Waifuable Hanya Dalam 45 Detik
» Cuma 10 Episode, Anime 'Attack on Titan' Season 3 Bagian Kedua Tayang 28 April
» Bukan Menikahi Tiang Seperti Patrick, Tetapi Seorang Wanita Menikahi Boneka Zombie Kesayangannya

Pihak China memang dikenal cukup tegas dalam memberi izin penayangan anime. Karena selain fan-service, mereka juga tidak akan segan untuk memblokir anime yang dinilai memiliki unsur negatif lainnya. Apakah menurut Kotakers pemblokiran ini terkesan wajar, atau malah terlalu berlebihan?

(KotakGame)


TAGS

BACA JUGA BERITA INI
close